Siapa yang tidak kenal Dian Sastrowardoyo? Hampir semua laki-laki mengenalnya (perempuan juga tentunya). Dalam pembicaraan soal wanita di alam lelaki nama Dian Sastro seringkali disebutkan.Dian Sastro merupakan simbol...hmmm sebutlah, kecantikan seorang wanita atau acuan wanita berparas cantik itu seperti apa. Buktinya saya sering simak dalam beberapa acara lawak di TV misalnya, pelawak wanita yang bentuk fisiknya gemuk sering ngomong seperti ini, “Perkenalkan saya Dian Sastro!,” yang tentu saja bertujuan untuk memancing tawa para penonton. Pelawak pria pun tidak mau kalah. “Saya ini pacarnya Dian Sastro.” Coba bayangkan jika yang ngomong seperti ini Tukul Arwana, pasti penonton akan ketawa-ketiwi sepuas-puasnya.
Namun Dian Sastro ternyata bisa merasa jelek juga loh! Berikut pernyataan Dian pada halaman 40 koran Jawa Pos di bagian Radar Malang.
“Aku kalau lagi nggak merasa cantik, pasti nggak ramah sama orang. Tapi, kalau lagi merasa cantik, pasti ramah sekali. Sampai-sampai, orang yang nggak kenal pun aku sapa satu per satu.”Sebagai penutup,
“Padahal, orang yang lihat belum tentu pandangannya sama dengan aku. Bisa jadi, ketika aku merasa cantik, orang lain melihat sebaliknya”
Seseorang yang menjadi ikon kecantikan saja bisa merasa tidak cantik, bagaimana yang bukan? Belum tentu juga, saya rasa. Siapa yang bisa menebak isi kepala wanita yang misterius itu. Buktinya...Dian Sastro. Alasannya kalau sedang tidak ramah ternyata sangat mengejutkan, saya tidak menyangka :-)
Ah Dian... ada-ada saja. Saya belum pernah kok mendengar ada yang bilang kamu tidak cantik, apalagi ketika kamu merasa cantik.
Sumber: Jawa Pos edisi Senin 26 Februari 2007
No comments:
Post a Comment