Hehe, saya sudah berapa kali membuat orang kaget atas jawaban saya. Tapi dengan begitu dia justru dengan leluasa menceritakan pengalaman-pengalaman spiritualnya dalam berasosiasi dengan salah satu kategori kepercayaan itu tanpa harus merasa menyinggung saya. Saya katakan saya sangat menghargai semua tokoh-tokoh agama. Lalu saya bercerita tentang Anthony De Mello. Senanglah dia. Eits, tapi saya lalu bercerita tentang Alm. Munir, Dalai Lama, Gandhi dan Sufi juga. Ups, mimiknya sedikit berubah. Kena kau :D
Dia juga minta dukungan doa atas seorang rohaniwannya yang meninggal, dan saya katakan pasti.
Waktu kecil, sekitar kelas 3 atau 4 SD, saya pernah dapat doktrin-doktrin aneh. Saya punya beberapa kartu dengan tokoh video game yang terkenal saat itu, Street Fighter. Saya punya gambarnya Dhalsim, yang memakai kalung tengkorak. Lalu ada juga tokoh Zangief, yang diceritakan asalnya dari Uni Soviet, negara komunis. Dan sepupu saya yang seumuran saya waktu itu menyuruh saya membakarnya, loh kenapa? Katanya berhubungan dengan simbol-simbol setan. Dan dengan bodohnya saya ikut saja, padahal saya senang sekali dengan Street Fighter.
Saya juga pernah disuruh berhati-hati dengan sesuatu yang berhubungan dengan angka 666. Simbol setan lagi. Dan saya kembali takut. Guru saya katakan nanti saya bakalan dipanggang seumur hidup. Lalu waktu menjelang tanggal 9 bulan September 1999 juga dikatakan akan kiamat. 999 dibalik menjadi 666, Devil’s Day. Padahal kalau kiamat gampang saja, suruh saja Amerika dan Rusia meledakkan semua senjata perangnya yang paling maut, maka kekuatan ledakannya bisa menghancurkan tujuh bumi, kata Alm. Cak Nur satu ketika yang pernah saya dengar.
Ada juga yang percaya kutukan sebuah angka. Orang C(h)ina sangat menghindari sesuatu yang berbau 4. Orang Eropa saat ini masih percaya dengan tahayul angka 13.
Menyangkut perjodohan, mereka yang merintih karena kesendiriannya begitu rajin melihat ramalan bintang tiap minggu. Ada juga yang rajin menghitung dan mencocok-cocokkan shionya dengan pasangannya. Shio ini cocok dengan shio itu. Zodiak ini cocok dengan zodiak itu.
Dasar. Gitu kok dipercaya. Orang-orang di sekitar kita sangat gampang ditakut-takuti jika sudah menyangkut dunia transenden. Padahal mereka bisa saja dibodohi oleh pemangkunya itu.
Lalu saya tetap ditanya, apa kepercayaanmu? Hehe, saya hanya tersenyum, biarlah itu menjadi urusan saya, karena apapun agama saya (mungkin tidak beragama dan tidak berTuhan) saya tidak akan membuat rusuh atau membuat kelompok baru penyebar paham-paham. Tidak akan, karena tidak berguna, setidaknya bagi saya.
"Agama saya sederhana yaitu agama kebaikan.”
(Dalai Lama XIV)
“Aku mencintaimu ketika aku bersujud di masjid, bersimpuh di kuil,
bersembahyang di gereja, karena kamu dan aku anak-anak dari satu agama, dan
itulah jiwa.”
(Kahlil Gibran)
“Ya Allah, jika aku menyembah-Mu, karena takut pada neraka, maka
bakarlah aku di dalam neraka. Dan jika aku menyembah-Mu karena mengharapkan
surga, campakkanlah aku dari dalam surga. Tetapi jika aku menyembah-Mu, demi
Engkau,janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajah-Mu, yang Abadi
kepadaku.”
(Rabi'ah Al-Adawi'yah )
No comments:
Post a Comment